Aku tertunduk menatap bulan
Jiwa beku kenang pengalaman
Ku buka sepenggal halaman
Ku rangkai helaian kenangan
Hujan tiba dunia bersedih
Menangis, aku merintih
Berlari, aku tertatih
Melupakannya, aku berlatih
Kembali aku teriris
Tapi ku tak boleh menangis
Ku bangkit untuk berbaris
menyambung hidupku yang miris
Ingin ku ulang masa lalu
Waktu k/u dan kau bersama
Bila ku berharap sesuatu
Saat itulah ku inginkanmu
Masa lalu, masa terindah
Bersamamu hilangkan gundah
Di sampingmu tenangkan resah
Sahabatku adalah anugerah
Lamban siput, salam ku luput
Sapaan lembut tiada tersambut
Hati menyurut wajah mengkerut
Ku tak berlutut tuk merebut
Kenanganku, kenangan kita
Awan kan kenang kita di sana
Akan terpajang di dinding surga
Tuk di dengar sang kuasa
Meski ku kini tak di situ
Sajak syair murung tangisku
Harapku tak lebih satu
Jaga ku di wadah kenang mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar